Revolusi Pakan Sapi: BRMP Sultra Sukses Kembangkan Rumput Odot dan Pakchong di Lahan Limbah
Kolaka Timur, 19 November 2025—Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sultra melancarkan sebuah revolusi di sektor peternakan, khususnya untuk komoditas sapi potong. Melalui program ICARE, BRMP Sultra berhasil mengubah demplot pengolahan limbah di Desa Aere, Kabupaten Kolaka Timur, menjadi sentra budidaya Hijauan Pakan Ternak (HPT) unggul. Inisiatif ini tidak hanya mengatasi masalah ketersediaan pakan, tetapi juga membuktikan bahwa lahan yang sebelumnya dianggap tidak produktif, atau bahkan bermasalah, dapat disulap menjadi sumber daya bernilai tinggi. Pertumbuhan fantastis rumput jenis Pakchong dan Odot di lokasi tersebut menjadi sinyal kuat bagi modernisasi dan keberlanjutan pertanian di Sulawesi Tenggara.
​Keberhasilan ini dicapai karena pemilihan varietas HPT yang strategis. Rumput Pakchong dan Odot dikenal memiliki nilai nutrisi superior dan produktivitas biomassa yang sangat melimpah, menjadikannya solusi tercepat untuk mendongkrak kualitas dan bobot sapi potong. Program Icare sengaja memfokuskan inovasi ini di Kolaka Timur mengingat tingginya potensi daerah tersebut sebagai lumbung sapi regional. Dengan jaminan pasokan pakan yang berkualitas, murah, dan berkelanjutan dari lahan limbah, peternak lokal kini memiliki fondasi yang kokoh untuk meningkatkan skala usaha mereka, sekaligus menjawab tantangan kekurangan pakan yang selama ini menghambat pertumbuhan komoditas sapi potong.
​Langkah pionir BRMP Sultra ini menunjukkan integrasi sempurna antara inovasi pertanian dan pengelolaan lingkungan. Pemanfaatan lahan bekas limbah menjadi demplot HPT bukan hanya memberikan solusi pakan, tetapi juga menciptakan model percontohan yang ideal. Revolusi pakan sapi di Kolaka Timur ini diharapkan menjadi inspirasi nasional, membuktikan bahwa adopsi teknologi tepat guna—seperti yang ditunjukkan oleh pertumbuhan HPT yang optimal di Desa Aere—adalah kunci untuk mencapai swasembada pakan ternak dan meningkatkan daya saing komoditas sapi potong secara berkelanjutan di tingkat regional.